Memulai Usaha Server Pulsa

Pulsa adalah komoditi yang saat ini sangat dibutuhkan hampir banyak kalangan masyarakat. Sama halnya barang komoditi lainnya, dimana kita bisa beli dalam jumlah besar (Grosir) kemudian kita jual menjadi eceran. Hal ini berlaku juga untuk produk pulsa, dimana kita Deposit (membeli) dari provider seperti Telkomsel, Indosat , Xl dll, dalam jumlah besar kemudian kita jual ecer. Untuk server pulsa ini kita bertindak sebagai grosir dan counter pulsa adalah dealer (pelanggan) kita.

Mungkin alur gambar dibawah ini bisa memperjelas maksud saya diatas:

Untuk dapat menjual pulsa terlebih dahulu kita harus membeli saldo pulsa kepada operator-operator yg saya sebut diatas, dan nanti kita akan diberikan sebuah kartu yang berisi nominal saldo pulsa kita , hal ini dikenal dengan istilah chip

Dan berikut nama chip menurut masing-masing operator: 
  • M-Kios = Telkomsel
  • M-Tronik = Indosat
  • Dompul = Xl
  • E-Axis = Axis
  • Dompet Three = Three
  • Esia = Esia
  • F-Kios = Flexi
Untuk membeli atau mendapatkan chip tersebut kita bisa mendatangi masing2 operator dengan cluster (per area) kecamatan dimana kita akan membuka usaha kita.

Tapi perlu diketahui, saat kita membeli saldo pulsa tidaklah seperti misal deposit Rp.500.000,- yang nanti akan dibagi ke beberapa jenis pulsa 5,10, 25 dll.....bukan seperti itu tapi kita membeli seperti halnya produk baju (Contoh) kita membeli sesuai Ukuran / Jenis,

misal : deposit 5000 x 10 pcs , atau deposit 10.000 x 20 pcs , dstnya

Masing-masing provider memberikan harga dasar yang berbeda-beda, pada dasarnya berdasarkan pengalaman saya, jika kita membuka server pulsa maka per transaksi kita bisa untuk Rp.100, - sd Rp.200,-.  Sangat kecil? oh tentu tidak, per hari untuk mencari 1000x transaksi sangat mudah.

Selanjutnya kita bahas tentang apa saja yang dibutuhkan untuk memulai server pulsa : KLIK DISINI








Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Memulai Usaha Server Pulsa"

Post a Comment